BAWASLU Mendengar di DPC PDIP Kota Tangerang
|
Kota Tangerang-Bawaslu, Bawaslu Kota Tangerang melakukan kunjungan ke DPC PDIP Kota Tangerang. Kunjungan ini dilakukan oleh Ketua dan seluruh anggota Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim, Didi Nurhadi, M Abd Rosid, Siti Patonah dan Komarulloh. Kemduian disambut secara langsung oleh Ketua DPC PDIP Kota Tangerang Gatot Wibowo serta beberapa pengurus lainnya.
"Selamat datang kami ucapkan di Kantor DPC PDIP Kota Tangerang" sambut Gatot Wibowo.
Kemudian ia juga menyampaikan masukan kepada Bawaslu dalam kegiatan Bawaslu mendengar ini untuk mereview aturan dalam kampanye.
"Kami harap untuk nanti 2024 tidak ada peserta pemilu yang mengatasnamakan tour atau ziarah dalam kampanye pemilu 2024, karena menurut kami anggaran kampanye yang dikemas dengan tour atau ziarah itu ada beberapa peserta pemilu yang tidak melaporkannya kepada penyelenggara, padahal dana kampanye harus dilaporkan. Untuk itu kami minta dikaji kembali oleh Bawaslu terkait aturan kampanye pamilu 2024 nanti". Tambah Gatot
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mendengarkan aspirasi dari pengurus partai menjelang tahapan pemilu 2024.
"Melihat pengalaman di pilgub Banten 2017 pilkada Kota Tangerang 2018 dan pemilu 2019, Tentu masih banyak kealpaan dalam melaksanakan tugas tugas pengawasan, hal ini yang melatarbelakangi kegiatan Bawaslu mendengar yang dilakukan secara road show". Ucap Agus dalam sambutannya.
Agus menjawab masukan dan harapan DPC PDIP Kota Tangerang kaitan dana kampanye.
"Misalnya tadi masukan yang disampaikan oleh Pa Gatot kaitan kampanye ziarah atau tour, hal ini juga menjadi evaluasi regulasi yang akan kami sampaikan secara hirarkis untuk diterapkan di pemilu 2024". Jawab Agus.
"Namun esensinya kami ingin regulasi kampanye yang dibuat itu mudah dilakukan oleh peserta pemilu". Tambah Agus.
"Kemudian yang sering terjadi dalam kampanye, banyak beberapa partai politik melalui LO-nya tidak menyampaikan pemberitahuan beberapa agenda kampanye kepada Bawaslu dan KPU, karena pemberitahuan yang dilakukan oleh peserta pemilu merupakan pijakan kami untuk melakukan pengawasan secara melekat dan langsung". Ungkap Agus Muslim.
Kemudian Gatot Wibowo meresponnya. "kaitan pemberitahuan kampanye seyogyanya harus kami sampaikan kepada penyelenggara, ini akan menjadi catatan internal kami agar lebih aktif dalam menyampaikan pemberitahuan kampanye nanti 2024, tentu kami butuh Panduan kampanye yang lebih mudah untuk kami terapkan". Jawab Gatot.
"Harapan kami kontestasi 2024 nanti bisa dilaksanakan lebih baik lagi tentu dengan membangun sinergisitas antara masyarakat, peserta pemilu dan penyelenggara pemilu." Tutup Agus Muslim. (Adm)
Tag
Umum