Tingkatkan Kapasitas Administrasi, Bawaslu Kota Tangerang Adakan Pelatihan SRIKANDI
|
Kota Tangerang, Bawaslu Kota Tangerang – melaksanakan kegiatan pelatihan dalam rangka meningkatkan kapastitas kinerja jajaran staf terkait penggunaan Aplikasi Srikandi yang dilaksanakan dikantor Bawaslu Kota Tangerang, Kamis (11/06/2026).
Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas dalam meningkatkan kinerja jajaran staf Bawaslu Kota Tangerang ini merupakan program kerja unggulan yakni Dapur Keadilan#3. Kegiatan diikuti oleh seluruh staf baik PNS dan PPPK. Narasumber pada kegiatan tersebut adalah Irfa Ulwan.,S.Hum (Staf Bawaslu RI).
Pelaksanaan kegiatan dibuka oleh ketua Bawaslu Kota Tangerang, dalam arahannya Komarrulloh “memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut, dan berharap setelah kegiatan ini seluruh jajaran staf, sudah mahir dalam menggunakan Aplikasi Srikandi, semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas para Staf baik dari aspek ilmu pengetahuan maupun keterampilan”.
Pada sesi pertama narasumber yang akrab dipanggil Irfa memberikan pelatihan dengan tema, “Sistematika Persuratan Berbasis Aplikasi Srikandi”, yang menjelaskan dimana ada berbagai problematika atau permasalahan dalam pengoperasian Srikandi. Tidak hanya berkaitan dengan kapasitas seseorang dalam menguasai kemampuan teknis saja melainkan tak jarang permasalahan yang berkaitan dengan hubungan sosial dalam lingkungan kerja kerap kali menjadi kendala atau hambatan bagi sebuah organisasi untuk berkembang.
Hal ini terjadi karena kemajuan tekhnologi digital, Bawaslu RI selangkah lebih maja dalam menata kelola kearsipan tentang surat menyurat. Kegiatan ini bagaimana menemukan cara yang baik dalam menjalin hubungan sosial dengan rekan kerja, maupun orang lain yang berhubungan dengan pekerjaan kita. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengenali diri sendiri terlebih dahulu.
Sesi berikutnya arahan yang disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kota Tangerang Koordinator Divisi Sumberdaya Manusia Organisasi dan Diklat (SDMO), semua bagian memiliki fungsi dan tugas masing – masing yang saling membutuhkan satu dengan yang lain. Karyawan harus memiliki “sense of belonging” atau rasa untuk memiliki, maksudnya adalah kita punya rasa memiliki, dalam hal ini bukan menguasai olembaga melainkan bagaimana kita berfikir memotivasi diri untuk senantiasa berkontribusi demi memajukan lembaga. Kinerja yang dilakukan berdasarkan sense of belonging yang kuat jauh berbeda dengan kinerja yang asal – asalan.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Tangerang