Bawaslu Kota Tangerang Gelar Goes to school dengan SMK Muhammadiyah 3 Tangerang
|
Tangerang - Dalam menjaring pemilih pemula dan peningkatan pengawasan partisipatif, Bawaslu Kota Tangerang menggelar Goes To School bersama siswa SMK Muhammadiyah 3 Tangerang yang diselenggarakan di Aula UMT, Jumat, 29 Maret 2019. Pada kegiatan tersebut hadir Komisioner Bawaslu Propinsi Banten Ali Faisal, Komisioner Bawaslu Kota Tangerang Siti Patonah, dan Perwakilan dari SMK Muhammadiyah 3 Tangerang.
Dalam paparannya, Komisioner Bawaslu Provinsi Banten, Ali Faisal mendorong kepada pemilih pemula agar menjadi pemilih yang cerdas serta beliau berpesan bahwasanya negara membutuhkan pemikir yang cerdas dan kritis semenjak dini.
"jumlah pemilih pemula di Propinsi Banten sekitar 142.000-an. Jika di konversikan ke kursi dewan maka memiliki andil yang sangat besar di pemilu nanti, oleh karenanya pemilih pemula harus cerdas dan memiliki akses informasi yang baik terhadap pilihannya, agar menghasilkan para wakil-wakil rakyat yang baik", tutur Ali.
Selain itu, Ali juga berpesan agar pemilu ini menjadi alat pemersatu, terlebih bagi pemilih pemula, "jangan sampai pemilu ini mengakibatkan terpecahbelahnya persatuan, kalian pemilih pemula menjadi agen-agen demokrasi yang sehat baik hari ini maupun kedepannya".
Komisioner Bawaslu Kota Tangerang Siti Patonah juga berpesan kepada para siswa agar mampu mengaplikasikan pengawasan partisipatif.
"Saya bangga adik-adik sangat bersemangat pada kegiatan ini, maka bilamana nanti di temukan ada yang melakukan politik uang atau politisasi sara mohon informasikan kepada kami. Manfaatkan kemampuan adik-adik yang mahir menggunakan gadget, medsos, dan tekhnologi". Ujarnya.
Perwakilan SMK Muhammadiyah 3, Ega Lazuardi selaku guru pun mengaku sangat mengapresiasi acara ini. Ega juga berpesan kepada rekan-rekannya guru agar mengingatkan anak didiknya untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan memberikan informasi yang berimbang kepada anak didiknya agar berjalannya demokrasi yang baik khususnya di Kota Tangerang. (adm)
"jumlah pemilih pemula di Propinsi Banten sekitar 142.000-an. Jika di konversikan ke kursi dewan maka memiliki andil yang sangat besar di pemilu nanti, oleh karenanya pemilih pemula harus cerdas dan memiliki akses informasi yang baik terhadap pilihannya, agar menghasilkan para wakil-wakil rakyat yang baik", tutur Ali.
Selain itu, Ali juga berpesan agar pemilu ini menjadi alat pemersatu, terlebih bagi pemilih pemula, "jangan sampai pemilu ini mengakibatkan terpecahbelahnya persatuan, kalian pemilih pemula menjadi agen-agen demokrasi yang sehat baik hari ini maupun kedepannya".
Komisioner Bawaslu Kota Tangerang Siti Patonah juga berpesan kepada para siswa agar mampu mengaplikasikan pengawasan partisipatif.
"Saya bangga adik-adik sangat bersemangat pada kegiatan ini, maka bilamana nanti di temukan ada yang melakukan politik uang atau politisasi sara mohon informasikan kepada kami. Manfaatkan kemampuan adik-adik yang mahir menggunakan gadget, medsos, dan tekhnologi". Ujarnya.
Perwakilan SMK Muhammadiyah 3, Ega Lazuardi selaku guru pun mengaku sangat mengapresiasi acara ini. Ega juga berpesan kepada rekan-rekannya guru agar mengingatkan anak didiknya untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan memberikan informasi yang berimbang kepada anak didiknya agar berjalannya demokrasi yang baik khususnya di Kota Tangerang. (adm)Tag
Umum